Sabung Ayam Antara Mitos Dan Sejarah

by king88bet


Posted on Thu, Nov 19 2020 02:04


Berbicara ayam, Di Agen Sabung Ayam KING88BET Indonesia mempunyai riwayat benar-benar panjang. Bila sejauh ini cuman Sungai Kuning di Cina dan lembah Indus di India yang dipandang seperti pusat riwayat domestikasi ayam di dunia . kenyataannya berbicara posisi ke-3 ialah Indonesia. Panjangnya riwayat hubungan manusia dan ayam di bumi Indonesia mungkin adalah kunci . Jawaban kenapa dogma ayam jantan demikian rekat dalam kebudayaan.

Awalnya April 1958, Clifford James Geertz dan istrinya, selaku antropolog, tengah lakukan riset lapangan dalam Bandar Sabung Ayam Terbesar suatu dusun terasing di Bali. Antropolog yang sohor dengan kreasinya Negara: The Theatre State in Nineteenth Century Bali itu, mendadak dikejuti oleh kehadiran polisi. Ya, beberapa polisi tiba di dusun terasing itu untuk menyergap acara judi sabung ayam.

Telah pasti seluruh orang lari tunggang langgang, terhitung Geertz dan istrinya. Dari peristiwa itu Agen Sabung Ayam KING88BET Geertz tidak cuma jadi gampang "masuk" lingkungan komune. Masyarat Bali, lebih dari itu, dia, selaku periset. Lapangan berbasiskan etnografi, mendapati pembacaan hal arti dibalik ritual sabung ayam warga Bali.

Masa lalu mengenai pengalaman melihat sabung ayam di Bali itu, didokumentasikan oleh Geertz dalam salah satunya eseinya yang populer, Deep Play: Catatan. On The Bandar Sabung Ayam Terbesar Balinese Cockfight. Esai sebagai salah satunya artikel. Penting dalam bukunya, The Interpretation of Culture: Selected Essaysi, mengaitkan jika cuman keliatannya saja jago-jago (ayam-ayam) Pertandignan Sesungguhnya, yang di situ ialah manusia-manusia."

Lewat artikel ini , Situs Sabung Ayam Ternama Geertz memakai pola interpretasi simbolik, mendiskripsikan arti dibalik sabung ayam Yang ada Bali. Geertz mendapati arti penting sabung ayam dalam warga Bali. Dibalik sabung ayam itu, ada satu bangunan kultur yang besar, mengenai posisi, mengenai kepahlawanan, kejantanan, dan norma sosial sebagai landasan pembangunan budaya Bali. Sabung ayam, menurut Geertz, lebih dari sebatas judi, adalah lambang gestur dari posisi, kewenangan, dan lain-lain.

Mengarah KBBI, kata ‘jago' secara leksikon bermakna "". Tetapi arti ini juga bermakna "calon khusus dalam satu penyeleksian", "juara" atau "jawara". Juga dengan bahasa Jawa. Jago untuk orang Jawa bermakna ayam. Tetapi kata ini berarti konotatif, seperti arti dalam kamus bahasa Indonesia.

Permainan ini wajarnya dikerjakan Situs Sabung Ayam Ternama dengan mengadu dua ayam . Atau seringkali aym itu menyengaja dipasang taji bikinan, entahlah dari bambu atau kayu diruncingkan, atau bahkan juga logam besi. Laga baru dipandang usai sesudah salah satunya ayam Laga itu kalah. Thomas Stamford Raffles dalam The History of Java yang keluar pertamanya kali pada 1817, menulis sabung ayam adalah perlombaan yang umum dikerjakan di kelompok warga Jawa.